Perjalanan Quran


~when journey meets destiny~

Malam ini kami pun kembali merenungkan perjalanan kami, sebuah perjalanan penghambaan menuju rumah Allah. Berbagai hal kami coba perdalam…resiko yang mengancam, hambatan yang menghadang atau godaan yang merusak keberkahan. Tetapi kami memiliki keyakinan bahwa pengembaraan ini tidak akan hanya menjadi sebuah pencarian biasa, pengembaraan ini akan menjadi satu inspirasi besar untuk pemuda pemudi Islam di Indonesia. Karena kekuatan visi yang jelas tervisualisasi di benak kami inilah, kami memiliki energi positif untuk bisa melanjutkan mimpi besar kami.

Bukan tanpa rintangan memang, bahkan ketika sebelum di mulai pun berbagai rintangan mulai terlihat. Arah perjalanan yang penuh pertimbangan, kesulitan jalur menuju tempat tertentu – masjidil Aqsa yang menjadi mimpi kami- tampak sulit untuk dilalui, hingga jumlah kebutuhan uang yang tidak sedikit.
Pada akhirnya, seperti yang Allah perintahkan kepada Umatnya, bahwa semua cinta dan ayat-ayatNya akan bermakna dan berpengaruh besar bagi mereka yang mau berpikir…

Dan kami Berpikir
Dan Kami Berpikir
Dan Kami Berpikir

Berpikir bahwa tiada yang mustahil selama keyakinan melekat erat di mimpi kami. Kekuatan inilah yang menjadi katalis atas entropi mimpi kami yang senantiasa membuncah karena kecintaan pada Allah. Kami yakin bahwa kami bisa menghias warna warni Islam dengan perjalanan ini, sebuah perjalanan Qur’an dimana berbagai mimpi kami akan torehkan dalam setiap senja malam yang hilir berganti.

Sang Pujangga Peradaban, Sang Perekam Jejak, Sang Petualang… Sang IDEASPHERE (lingkaran ide)…. itulah cara kami mengenalkan diri kami. Sebagai seorang inspirator besar yang ingin berbagi inspirasi untuk dunia. kelaparan kami akan inspirasi tidak pernah pupus, kini kami yakin saatnya kami berbagi inspirasi untuk dunia. Karena kami akan hadir dalam setiap fajar yang berkicau, diantara mega-mega yang tertata dengan nimbus dan cumulus dan dalam malam yang merampas cahaya langit yang berpijar melalui celahnya.

Merenungi pergulatan hidup muslim di pattani thailand selatan
Memahami penjajahan modern dalam eksplorasi diktatorisme myanmar
Mentadaburi nikmat Allah dalam perjalanan kaki gunung himalaya
Kembali ke masa Silam dalam jenak jenak peradaban yang tertinggal di gujarat
Menilik sejarah besar Islam di ibukota islamabad
Merelungkan bias laut kaspia yang terpantul oleh bola matahari yang memanaskan malam dalam negeri yang mencintai Fatima Az Zahra
Memperlajari transformasi islam pada negara dua dunia
Memaknai arti Jihad diantara dentuman rudal zionis dan menikmati Ibadah di masjid Rasul Ber-Mi’raj
Mencari inspirasi Cinta dan menanam kesetiaan dan pengorbanan di tepi sungai nil yang indah
Dan
Memanjakan diri dalam dekapan Qur’an , Menyandarkan diri dalam lantunan Qur’an, dan Mengisi relung hati dengan hikmah besar mukjizat Rasul Allah

Untuk Itulah kami merenung saat ini
Untuk semua inilah kami berpikir
Untuk semua kenangan Indah di masa depan kami bergerak
Untuk inspirasi besar yang akan menata langit hingga menjadi cermin ide yang mengitari bumi sehingga menjadi katalis bagi pemuda agar senantiasa membina diri dan membina umat

Kami disini, dengan perjalanan Qur’an kami. Memberikan segenap rasa dan karsa untuk menjalin ikatan dengan Qur’an.
Karena kami yakin, bahwa perjalanan ini tiada arti tanpa Cinta-Nya

Sangkuriang E4 Bandung, 14 Mei 2010
Gumilar Rahmat Hidayat
Muhammad Luthfi Imam Nurhakim
Ridwansyah Yusuf Achmad