aduh mani kasep jeung sareungit kitu…


Seandainya Rasulullah masih hidup, beliau pasti akan marah dengan para pembuat film dan pencetus mitos-mitos aneh nan tak masuk akal. Sudah menjadi rahasia umum, kalau film horor atau misteri pasti akan mengidentikan malam jumat, jumat malam, jumat kliwon, atau hari jumat apapun dengan sesuatu yang menakutkan, menyeramkan, berdarah, keluar hantu gentayangan, keluar pocong loncat-loncatan, sindel bolong, pokonya semua hantu seolah berkumpul di hari jumat.

Padahal dalam hadist Rasulullah:
“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.” (HR. Muslim)

Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut umat Islam untuk mempelajari petunjuk Rasulullah dan sahabatnya, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut agar amal kita tidak sia-sia dan mendapatkan pahala dari Allah ta’ala.

Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umt Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dan nasehat-nasehat, serta do’a. Hari Jumat juga waktu yang baik/mustajab untuk berdoa. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

Maka untuk menyambut hari Jumat, utamanya ibadah sholat Jumat, Rasulullah sudah memberikan panduan terbaik agar Jumat kita menjadi jumat terbaik. Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari)

Wah dahsyat bener nih hari Jumat. Hari terbaik bagi umat Islam. Yuk mari siapkan amalan terbaik di hari ini. Siapkan infaq terbaik, shalawat terbaik, do’a terbaik, untuk mengharapkan yang terbaik dari-Nya di hari ini. Jadi, yuk pakasep-kasep jeung paseungit-seungit mun jumaahan!

diracik tanpa mengubah isinya dari :
www.muslim.or.id dan www.muslimah.or.id