26th Ramadhan ~Menyemai mimpi~


Bismillahirrahmanirrahiim

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

Masih ingat tulisan tentang “Man Jadda wajada” ?  Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Ya betul, kesungguhan adalah salah satu kunci untuk mencapai keinginan kita. Tak ada sesuatu yang mustahil untuk kita capai, jika kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan tentunya kehendak dari Allah SWT. Tapi janji Allah dalam Al-Qur’an, bahwa Allah akan merubah suatu kaum, ketika kaum itu merubah dirinya sendiri. Sehingga suatu sunnatullah ketika kita bekerja keras, maka akan ada sesuatu yang dihasilkan dari kerja keras itu untuk mencapai yang kita inginkan.

Ketika kita hendak melakukan sesuatu, tentu dibutuhkan yang namanya tujuan. Tujuan itulah yang menjadi sasaran dari kerja keras yang kita lakukan. Supaya fokus dan efektif serta efisien, dibutuhkan suatu perencanaan yang matang. Sama halnya dengan hidup. Hidup tentu memiliki tujuan, dan untuk menggapainya saya rasa, penting untuk merencanakannya. Menemukan suatu tulisan menarik dari sebuah buku (workbook tepatnya) karya Jamil Azzaini berjudul “Tuhan, inilah proposal hidupku..”  mengenai pentingnya menyusun suatu perencanaan untuk mencapai tujuan hidup yang kita inginkan.

Saya ambil langsung dari bukunya, moga bisa jadi renungan bagi kita untuk bisa lebih baik lagi  melangkah dalam hidup,

Apabila anda ditunjuk menjadi ketua panitia HUT RI apakah anda akan membuat proposal kegiatan? Jawabnya pasti, “ya saya membuat proposal itu”. Acara HUT RI itu berlangsung berapa lama? Paling lama satu bulan. Pertanyaan lanjutannya, mengapa untuk acara yang satu bulan Anda membuat proposal tetapi untuk hidup anda yang puluhan tahun anda tidak membuat proposal hidup?

Seorang filsuf Jim Rohn mengatakan “Anda tidak bisa menyewa orang lain agar berolahraga untuk anda,” Anda harus melakukan sendiri jika ingin memperoleh manfaat dari olah raga. Andapun tidak akan mampu meraih keberhasilan hidup apabila menyerahkan hidup anda kepada orang lain. Andalah yang menentukan hidup anda sendiri. Andalah yang harus menjalani hidup anda sendiri.

Sebuah Riset yang dilakukan terhadap para lulusan MBA di Harvard Business School, dilakukan pada tahun 1979 dan 1989. Pada tahun 1979, para lulusan MBA tersebut ditanya ‘ apakah anda telah menyusun suatu rencana hidup yang jelas, spesifik dan tertulis?’ Hasilnya 3% menyatakan telah memiliki rencana hidup yang jelas, spesifik dan tertulis. 13% menyatakan telah memiliki rencana hidup yang jelas, spesifik akan tetapi tidak tertulis. Sisanya 84% menyatakan belum memiliki apalagi menyusun rencana hidup.

Sepuluh tahun kemudian, tahun 1989, periset yang dipimpin oleh Mark McCormack melakukan wawancara dengan semua responden pada tahun 1979. Hasilnya, 13% yang menytakan memiliki rencana hidup yang jelas, spesifik namun tidak tertulis, memiliki penghasilan rata-rata dua kali lipat dari 84% responden yang belum memiliki tujuan hidup. Yang luar biasa, 3% para lulusan yang telah memiliki rencana hidup, spesifik dan menuliskannya memiliki penghasilan yang besarnya rata-rata 10 kali lipat dibandingkan 97% lulusan sekolah bisnis tersebut.

Anda adalah Mahakarya dari Sang Pencipta. Anda adalah masterpiece yang tiada duanya. Begitu Anda lahir-tumbuh-dan meninggal maka tidak pernah dan tidak akan pernah ada lagi makhluk seperti anda. Anda benar-benar spesial. Anda hanya satu-satunya yang ada dimuka bumi ini. Tidak ada satupun makhluk yang kehidupannya sama persis dengan anda. Tuhan menciptakan anda benar-benar spesial. Coba mari kita hitung harga anda. Dari segi fisik, bolehkah kedua mata anda dibeli Rp 10 Milyar? Pendengaran anda dibeli dengan harga yang sama dengan mata anda? Bolehkah kepala anda ditukar dengan jam tangan termahal di dunia? Apakah anda mengizinkan jantung anda ditukar dengan sebuah mobil mewah yang dimiliki Cristiano Ronaldo? Bersediakah paru-paru anda ditukar dengan suatu jabatan tertinggi yang anda inginkan? Sebagai manusia normal, saya yakin jawaban Anda “Saya tidak bersedia”. Hal ini menunjukan bahwa harga anda sangat mahal.

Percayalah, Anda spesial dan berharga sangat mahal. Sehingga mulai saat ini anda harus menunjukan bahwa pikiran, perasaan, dan perbuatan anda memang berharga sangat mahal. Kita semua tahu bahwa hidup adalah tiga masa. Masa lalu, masa kini, dan masa depan. Yesterday is history, tomorrow is mistery, and today is present. Present bisa berarti hadiah, jadi manfaatkanlah hadiah dari Sang Pencipta dengan sebaik-baiknya. Kehidupan masa lalu tak akan bisa diubah lagi, sudah terjadi. Bila masa lalu adalah buruk tidak mungkin kita benahi dan kita hapuskan. Sebaliknya jika penuh dengan prestasi dan bintang jasa, anda juga tidak bisa terus membanggakannya. Saatnya sekarang berbicara masa depan. Dan masa depan harus dirancang mulai saat ini. Rancanglah masa depan agar tidak menjadi mistery.

Tetapkan masa depan anda sejak saat ini. Andalah sutradara sekaligus pemain utama dalam kehidupan anda. Buatlah skenario kehidupan yang menarik, menantang, menggairahkan dan asyik untuk anda nikmati dan ditonton banyak orang. Dunia terus bergerak maju, tantangan semakin berat. Bila anda masih menggunakan cara-cara hidup saat ini untuk bersaing di masa depan maka Anda pasti akan tergilas zaman. Jangan gadaikan masa depan anda. Segeralah rancang masa depan Anda.

===========

Kerja keras, mimpi, dan Do’a, tiga kunci meraih sukses hidup yang mulia. Dan mimpi adalah rangkaian skenario kehidupan anda. Belum lepas dari ingatan bagaimana kekuatan mimpi dan do’a bisa menjadi kenyataan. Pengalaman saya pribadi menunjukan hal yang selaras. Saya masih ingat, ketika 28 Januari 2009, saya menuliskan beberapa mimpi (yang waktu itu sayapun tidak sepenuhnya yakin akan bisa menggapainya satu persatu) dalam sebuah buku catatan. Salah satu mimpi konyol saat itu adalah, menginjakan kaki di luar negeri (pergi ke luar negeri). Entah saya juga tidak tahu ke negara mana, yang jelas saya bisa melancong ke luar negeri untuk urusan apapun. Berkah dari Allah, 16-21 September 2009, saya berkesempatan pergi melancong ke Tokyo untuk mengikuti suatu perlombaan. Apakah saya waktu itu tahu bahwa di bulan september ada perlombaan? Tidak! Sama sekali tidak.

Ada beberapa mimpi lainnya, yang terlihat konyol dan mungkin sulit tercapai, tapi ternyata satu persatu bisa saya lewati kembali, keinginan untuk bisa membuka warung makanan, dan akhirnya di Maret 2010, saya bersama teman-teman bisa membuka warung makanan Jepang “Ramen Rider”. Ada mimpi lainnya mengenai bisa magang di perusahaan sambil kuliah, ternyata Allah memberikan hal yang lebih dari sekedar magang, tapi pekerjaan. Aneh, seolah-olah tulisan-tulisan mimpi yang saya buat di 28 Januari 2009 itu, seperti menuntun hidup saya untuk menggapainya satu persatu.

Masih banyak mimpi yang belum tercapai, tapi saya yakin bahwa satu persatu akan bisa saya lalui. Tentu dengan pertolongan Allah, melalui do’a-do’a yang kita panjatkan. Kini giliran Anda mencobanya!

Wallahu ‘alam bi shawab

~program one day one note kebaikan di bulan Ramadhan~