29th Ramadhan ~Kalau Boleh~


Ya Allah, di penghujung ramadhan ini

Kalau boleh Ya Allah, saya ingin curhat

maaf kalau saya lancang,

saya hanya ingin mengutip janji-Mu dalam kitab-Mu

“ud ‘uunii astajiblakum” berdo’alah pada-Ku, niscaya akan kukabulkan

Dan saya yakin, Engkau pasti tidak pernah menyalahi janji

Ya Allah,

Kok Ramadhan ini begitu cepat berlalu,

Malam ini adalah malam terakhir Ramadhan-Mu

Esok adalah hari penghujungnya

Karena itu Ya Allah,

Kalau boleh,

jangan jadikan Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kami

Kami masih belum mampu mengisi hari demi harinya dengan banyak beribadah kepada-Mu

Ya Allah,

Kami tahu, bahwa engkau mengilhamkan kepada kami

Ilham fujur dan ilham taqwa

Kecondongan pada keburukan dan kebaikan

Tapi Ya Allah,

Kami tahu, kami belum mampu mengisi shaum kami dengan dominasi kebaikan

Kami sadar, shaum kami masih diisi oleh perkataan kotor dan perbuatan sia-sia

Karena itu Ya Allah, Sang Pembolak-balik hati

Kalau boleh,

Jangan jadikan Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kami

Kami takut digolongkan pada golongan yang Rasul-Mu mengatakannya

“Begitu banyak orang yang berpuasa di bulan Ramadhan, tapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja”

Ya Allah,

Kami tahu bahwa Malam lailatul Qadar

Datang di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan,

Dan untuk mendapatkannya diisi dengan beri’tikaf di Masjid

Menyibukan diri beribadah kepada-Mu

Tapi Ya Allah,

Jangankan menjelang sepuluh malam terakhir,

Di pertengahan Ramdhanpun,

Kami sudah bergegas meninggalkan mesjid

Kami sudah mundur dari jamaah tarawih di masjid kami, menjadi jamaah mall atau jamaah pasar

Kami sudah sangat ingin menyibukan diri mempersiapkan lebaran kami

Memikirkan THR kami, memikirkan baju baru kami, memikirkan pulang kampung kami,

Karena itu ya Allah,

Kalau boleh,

Jangan jadikan Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kami

Kami takut kami adalah bukan termasuk golongan yang sedikit

Yaitu golongan yang selalu bersyukur kepada-Mu dan banyak mengingat-Mu

Ya Allah,

Kami tahu bahwa Ramadhan adalah bulan kasih sayang

Dimana bulan ini, kami dididik untuk bisa merasakan penderitaan yang lemah

Merasakan lapar, merasakan keletihan, berkasih sayang sesama manusia

Tapi ya Allah,

Kami ternyata masih kasar

Masih belum bisa berbakti

Belum bisa memberikan buah kasih sayang yakni kebahagiaan

Bahkan kepada orang terdekat kami

Kepada orang tua kami

Yang menyapih kami ketika kami lemah

Yang melindungi kami ketika kami takut

Karena itu Ya Allah,

Kalau boleh,

Jangan jadikan Ramadhan kali ini adalah Ramadhan terakhir kami

Kami masih ingin mendapat Ridha dari orang tua kami

Karena kami tahu, Ridho-Mu bergantung pada Ridho kedua orang tua kami

Ya Allah,

Kami tahu bahwa Ramadhan adalah bulan kebaikan

Bulan yang segala kebaikan dilipatgandakan berlipat-lipat

Amalan sunnah diganjar amalan wajib

Dan Amalan wajib pahalanya dilipatgandakan berpuluh-puluh kali

Tapi Ya Allah

Kami ternyata masih pelit,

Kami ternyata masih kikir untuk menyedekahkan sebagian rezeki-rezeki kami

Kami masih sibuk ketakutan jika harta kami berkurang jika kami sedekahkan

Kami masih terlalu cinta pada dunia kami,

Kami masih tidak mampu mengalahkan syahwat kami akan harta benda, perhiasan, dan uang-uang kami

Karena itu Ya Allah,

Kalau boleh,

Jangan jadikan Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kami

Kami masih ingin menjadi hamba-hamba-Mu yang digolongkan pada penghuni surga-Mu

Yang menafkahkan hartanya di jalan-Mu baik terlihat ataupun sembunyi-sembunyi

Ya Allah,

Kami tahu bahwa di bulan ini engkau mengobral do’a-do’a

Engkau kabulkan do’a-do’a dari hamba-Mu yang berpuasa

Tapi Ya Allah,

Kami sadar, kami masih jauh dari memanfaatkan malam-malam Ramadhan-Mu dengan ibadah

Masih enggan mengisi malam-malam Ramadhan-Mu dengan mengharap ampunan-Mu

Masih sering mengisi siang Ramadhan-Mu dengan tidur yang kami dalihkan sebagai ibadah

Karena itu Ya Allah,

Kalau boleh,

Jangan jadikan Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir kami

Kami takut sekali Ya Allah, jika pada hari kemenangan nanti,

Kami ternyata merayakan hari terbebasnnya kami dari kewajiban akan shaum kepada-Mu

Kami ternyata belum bebas dari siksaan api neraka,

Ya Allah,

Kami takut, seperti ketakutannya Umar bin Khattab

“seandainya seluruh manusia itu masuk surga, kecuali satu, maka aku takut bahwa satu-satunya yang masuk neraka adalah aku”

Padahal kami tahu, Umar sudah dijaminkan surga oleh-Mu, sedangkan Kami?

Tak ada jaminanpun, kami ternyata masih enggan untuk meminta ampunan-Mu

Untuk terbebas dari api neraka

Karena itu Ya Allah,

Kalau boleh,

Kalau boleh,

Kalau boleh, Ya Allah

Jangan Jadikan Ramadhan kali ini adalah Ramadhan terakhir kami

Berikan kepada kami kesempatan untuk mendapatkan Ramadhan-Ramadhan-Mu yang berikutnya

Astaghfirullahaladziim

Astaghfirullahaladziim

Allahumma innaka ‘affuwun, tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni

Ya Allah sesungguhnya Engkau Pemaaf, dan Mencintai permintaan maaf, Maka Maafkanlah aku

Ya Allah Aku memohon keridhoan-Mu akan surga-Mu, dan lindungan-Mu dari siksa api neraka-Mu