bagaimana cara membuat international standard book number (isbn) ?


Bismillahirrahmanirrahiim

Lebih tepatnya, merapihkan dan berbagi ilmu dan pengalaman yang terserak, alasan dibuatnya tulisan ini. Kira-kira ini adalah pengalaman 3 tahun yang lalu. Ketika saya masih diamanahi sebagai Kepala Sektor Keuangan GAMAIS ITB. Dan salah satu fund raising yang dibuat adalah menerbitkan buku sendiri (oleh GAMAIS dari GAMAIS untuk ummat, Insya Allah). Ya, menerbitkan buku sendiri, mulai dari menulis, menyunting, mengedit layout buku, membuat cover, mencetak buku, mendistribusikan buku, menjual buku, membuat ISBN buku, hingga membaca kembali buku tersebut.

Nah salah satu pengalaman dalam menerbitkan buku, adalah membuat yang namanya ISBN. International Standard Book Number atau orang perpustakaan menyebutnya Katalog Data Terdaftar (KDT). Jadi buku-buku yang diterbitkan tuh terdata di badan resmi (di Indonesia ituh di Perpustakaan Nasional RI). Nah sedangkan untuk majalah, namanya ISSN. International Standard Series NUmber. Jadi semua terbitan berkala menggunakan nomor ISSN. Berikut adalah prosedur yang dilakukan:

Pengajuan hanya bisa dilayangkan kepada :

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya No.28 A, Jakarta 10430, Indonesia ( daerah Jakarta Utara )

Telp. 02192920979

Fax. 02170902017

e-mail: info@pnri.go.id; pusnas@rad.net.id

www.pnri.go.id



  • Bentuk pengajuan adalah melalui pengajuan langsung ( bertransakasi langsung- lebih dianjurkan) atau melalui Fax. Tapi untuk fax ini lebih baik dikonfirmasi dulu lewat telepon.
  • Contact Person di bagian ISBN/KDT ini adalah Bu Dra. Sauliyah,SIP
  • Pengajuan ISBN/KDT ini diajukan atas nama penerbit ( jadi sejatinya, yang mengajukan pembuatan ISBN/KDT ini adalah dari bagian penerbit ).
  • Keperluan untuk membuat ISBN adalah, jika kita:
    1. Anggota baru ( penerbit baru,belum pernah mengajukan sebelumnya): Mengisi surat pernyataan yang disediakan oleh perpusnas(isinya tentang biodata penerbit + buku yang mau dicetak); Membuat surat permohonan yang intinya kita mau mengajukan permohonan pembuatan nomor ISBN/KDT dari buku yang mau kita terbitkan. Yang menandatangani surat permohonan ini adlah kepala penerbitnya ;          Melampirkan fotokopi halaman judul buku (ingat! Bukan cover,tapi halaman setelah cover), halaman dibalik judul buku ( keterangan siapa yang nulis buku, editor, judul buku, bisa dilihat conothnya dibuku yang sudah jadi), kata pengantar, dan daftar isi dari masing-masing buku yang akan diajukan nomor isbn nya.
    2. Anggota lama. Nah kita ini berstatus anggota lama,karena pernah mengajukan pengajuan jadi anggota ISBN ini. Adapun data dari anggota ISBN nya gamais ini adalah: Nama Penerbit : GAMAIS PRESS ; Alamat : Bandung; No. Anggota : 978-979-16569. Jadi buat anggota lama,kalo mau ngajuin lagi tinggal bawa: Kartu anggota ISBN ( saat ini dipegang kepala penerbit, yakni Luthfi PN05 (udah dikasih ke Rofi FT06) ) , Surat permohonan ( seperti pada anggota baru juga ), Melampirkan fotokopi halaman judul buku, halaman dibalik judul buku, kata pengantar dan daftar isi.
  • Pengajuan pembuatan ISBN ini ada 2 cara:
    1. Langsung pergi ke tempatnya ( langsung pergi ke Jakarta- ini lebih dianjurkan karena waktu yang dibutuhkan dalam pengurusannya, tidak lebih dari 30 menit ). Adapun jadwal layanan ISBN ini adalah hari kerja dari jam 9-11, dipotong istirahat, buka lagi jam 1-3 siang.
    2. Yang kedua melalui fax. Namun pengurusan melalui fax ini memakan waktu lama, durasinya harian.
  • Perlu diperhatikan, setelah buku selesai dibuat atau akan diterbitkan ( siap terbit) dimohon untuk mengirim buku tersebut ( sample :  1 buah aja) ke perpusnas untuk pengontrolan.
  • Sekedar menambahkan, salah satu pendukung dari ISBN ini adalah barcode,,nah kita bisa juga bisa membuat barcode disana, jadi si nomor ISBN ini di barcode-kan,,namun ini gak terlalu penting, karena kita bisa membentuk barcode nya menggunakan bantuan software corel.
  • Harga pembuatan ISBN ini adalah Rp.25000/ buku, tapi jika dibarcode-kan Rp.60.000/Buku.

Sekian. Mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi ilmu yang berkah.

Alhamdulillahirabbilalamin