diculeaks wikileaks!


Bismillahirrahmanirrahim

wikileaks sang fenomena dunia - Julian Assange

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ngga mungkin kan ngga tau wikileaks? Atau mungkin indoleaks? Saat ini dunia persilatan dunia maya, terutama dunia persilatan Amerika sono, yang mengaku negara paling adikuasa – paling adil – paling demokratis – paling penjunjung HAM – paling baik lah ngakunya,  sedang disibukan oleh seorang Hacker dan pendiri web, Julian Assange. Hacker ini adalah pendiri dan perancang situs wikileaks, situs paling diburu saat ini, yang mengungkap berbagai data informasi rahasia apapun di dunia ini. Mulai dari negara kecil, berkembang, sampai maju sekalipun dimiliki data rahasianya oleh si Julian Assange ini. Dan tentu yang paling kelabakan, tak lain dan tak bukan adalah si Amerika itu.

Aneh ya? Kok Amerika? ya ternyata bahwa Amerika adalah negara yang memiliki konspirasi terbesar di dunia ini. Negara yang konon katanya paling menjunjung HAM itu, didalam situs itu dibeberkan merupakan negara pelanggar HAM terbesar di dunia. Mulai dari alasan legalisasi menyerang Afghanistan, yang ternyata alasan runtuhnya world trade centre itu dibuat-buat. Alasan menyerang Iraq, yang ternyata hanya nafsu belaka dari elit-elitnya untuk menguasai minyak disana. Tak ada sangkut pautnya dengan Saddam Husein apalagi dengan senjata kimia yangterbukti nihil. Belum lagi tindakan mereka (para kedubes dan intelijennya) yang dengan seenaknya menghina para pemimpin negara lain. Ada yang dibilang banci, ada yang dibilang lemah. Gimana ngga geram, dan tentu sangat malu mereka mengetahui bahwa negaranya memiliki banyak aib. Sayang ssekali, citra positif yang dibangun Obama, ternyata sia-sia dan terbukti dalemannya jauh dari bentuk positif. Dan terlihat jelas, bahwa sebetulnya dibalik Amerika itu ada banyak company-company yang diam-diam memang bersinergi dengan Amerika untuk menguasai dan mengendalikan dunia. Terlihat seperti Visa, MasterCard, Paypal, ini adalah instrumen-instrumen Amerika untuk digunakan sebagai pengumpul dolar-dolar mereka. Terbukti perusahaan-perusahaan ini memblokir account wikileaks karena tekanan dari pemerintah AS.

Masih banyak informasi lainnya yang tentu bisa kita dapatkan dari wikileaks. meskipun banyak yang memblokir access menuju wikileask, namun tak kalah banyak juga yang justru memberikan akses cuma-cuma sebagai simpati pada wikilieaks menjadikan mirror link bagi mereka. Ya namun kita pasti tahu bahwa Amerika dengan sekuat tenaga pasti akan mengisolir wikileaks sehingga tidak bisa dibuka kembali. mulai dari penahanan pendirinya, blokade akses pendanaannya, dan juga tekanan-tekanan dari banyak pihak yang digalang oleh Amerika itu sendiri.

Ini zaman bebas Tuan! Zaman globalisasi zaman keterbukaan informasi. Dan ini yang dibawa oleh para Amerikiyin sana, yang didengungkan dan digaungkan untuk digunakan oleh seluruh penduduk di muka bumi. Tapi anehnya, ketika ada sesuatu informasi yang menyangkut mereka dan itu buruk, seolah mereka tidak mengaku dan menutup era bebas informasi yang mereka dengungkan sendiri. MunafiQ! Ya itulah wajah asli mereka, terlihat jelas. Dan ketahuilah bahwa kebenaran itu akan selalu menang, meskipun ditutup-tutupi. Mungkin wikileaks ditutup, tapi banyak muncul akses-akses berita lainnya. Indonesia salah satunya, meskipun ikut-ikutan dan terlihat belum se-ekstrem wikileaks, tapi Indoleaks cukup membuat masyarakat terbuka pikirannya akan banyaknya konspirasi di dunia ini, khususnya di Indonesia.

Setidaknya ada beberapa poin yang bisa kita ambil dari kejadian ini, yakni:

  1. Ini eranya kebebasan informasi. Dualisme dari kebebasan ini. Anda bisa dengan mudah mencari informasi, disisi lain informasi tentang anda pun akan mudah didapatkan. Apalagi bagi anda yang aktif di social network, hati-hati mengumbar data pribadi.
  2. Sekali lagi, ini eranya kebebasa informasi. Tiap orang berhak untuk memberikan informasi apapun, dan kita pun bisa jadi dengan berbagai cara bisa mendapatkan informasi yang kita inginkan. Terlepas itu benar atau salah. Dan begitupun informasinya, akan sangat banya kkita dapatkan. Kita sendiri lah yang menyaring informasi tersebut. Bila dahulu kita hanya bisa mendapatkan arti kata globalisasi dari satu literatur, yakni kamus besar bahasa indonesia. Maka kini dari search engine, globalisasi akan diartikan berbagai macam. Terlepas informasi itu benar atau salah, yang penting ada globalisasinya pasti dimunculkan.
  3. Melihat gelagat-gelagat nformasi yang ada, dan juga ternyata fenomena wikileaks, please mulai sekarang jangan polos deh. Ternyata konspirasi di dunia ini begitu nyata. Kita tidak bisa percaya sepenuhnya atau percaya langsung terhadap informasi ataupun fenomena yang ada. Ternyata dari wikileaks kita tahu bahwa ternyata Arab Saudi memohon kepada Amerika untuk menyerang Iran. Dari wikileaks juga ternyata kita tahu bahwa Indonesia menjadi perhatian dari Amerika, meskipun bukan prioritas. Ya konspirasi-konspirasi itu kini menghiasa dunia. Bisa jadi wikileaks pun adalah konspirasi? Bukan begitu?
  4. Yang paling penting, dengan bebasnya informasi dan juga akses informasi, maka jangan takut suarakan kebenaran. Masih ingat kasus Prita? Ya dengan keberanian menyuarakan kebenaran, meskipundipidanakan, tapi karena yang disuarakan adalah kebenaran, ternyata memenangi perkara bahkan didukung oleh banyak massa. Betul, dengan mudahnya informasi banyak masyarakat tercerdaskan. Ya itulah positifnya. (meskipun negatifnya tak bisa ditutup-tutupi juga)

Apalagi ya? ya mungkin itu dulu saja, silahkan jika ada yang mau menambahkan😀 . Semoga perhatian kita yang sempat terculeaks oleh wikileaks, tetap bisa menjadikan teknologi sebagai sarana kebenaran. Silahkan berbagi kebenaran, mau buat indoleaks, sundaleaks, itbleaks, garudaleaks, nurdinleaks, sbyleaks, dan leaks-leaks yang lain lah pokonamah. Selamat berbagi kebenaran!

 

selamat berbuka puasa bagi yang menjalankannya
selamat bertanding juga untuk Indonesia, kalahkan Filipina secara sportif ya!🙂