Ongkos Naik Haji Turun!!


Bismillah,

Ingin mengungkapkan kembali catatan lama, mungkin bahasa kerennya repost. Tapi ini repost dari note sendiri, note di facebook dengan judul yang sama Ongkos Naik Haji (ONH) Turun…! yang dipostkan tahun lalu.  Tapi saya ambil dari link yang lain juga ding hehe. Tapi itu termasuk Note assabiquna awwalun di dunia per-facebook-an saya hehe. Ya sesuai judulnya, mengapa ongkos naik haji bisa turun? Ini alasannya.. (saya ambil utuh)

Masa sih turun…? Bukankah pemerintah akan menaikkan ONH sebesar 450$?

Jika kita lihat dari banyaknya rupiah atau dolar yang harus disetor memang naik. Tapi jika kita lihat dengan suatu alat pembanding yang adil maka ONH/BPIH dari tahun ke tahun semakin turun. Alat pembanding yang adil itu tidak lain adalah EMAS. Emas diciptakan oleh Allah SWT sebagai alat untuk menyimpan kekayaan, alat tukar dan juga alat pengukur nilai.

Alkisah, seseorang calhaj ketika berniat menjalankan ibadah haji pada tahun 1997 dan sudah dibayar lunas, kemudian karena sesuatu hal dia menunda keberangkatan pada tahun berikutnya.

Tetapi ketika mendaftar di tahun berikutnya ONH/BPIH yang ditetapkan pemerintah melonjak 250%, Alasannya karena kurs Rupiah terhadap Real/Dolar naik. Akhirnya pupuslah harapan untuk menjadi haji pada tahun itu.

Seharusnya hal seperti itu tidak terjadi jika pada tahun 1997 dia mengkonversikan uang yang dimiliki menjadi Dinar Emas 24 Karat. ONH/BPIH tahun 1997 jika dikonversikan ke dalam dinar tetap sekitar 60-70 dinar. Bahkan di tahun 1998, jauh dibawah itu karena pemerintah masih menggunakan standar BPIH tahun sebelumnya sebelum krisis moneter.

Di tahun-tahun berikutnya, ONH/BPIH yang ditetapkan pemerintah jika dikonversikan ke dinar semakin menurun. Pada tahun 2002, tercatat ONH/BPIH yang ditetapkan pemerintah setara dengan 60 dinar. Dan tahun ini meskipun mengalami kenaikan yang cukup signifikan, jika dikonversikan dengan Dinar Emas 24 Karat Insya Allah tidak akan lebih dari 30 Dinar (separuhnya). Grafik dibawah menunjukkan jumlah dinar yang dibutuhkan untuk naik haji dan perbandingannya dengan ONH/BPIH yang ditetapkan pemerintah dalam rupiah.

Terlihat dari tahun ke tahun ONH/BPIH dalam bentuk rupiah semakin mengalami kenaikan. Sementara jika BPIH dalam bentuk Dinar Emas 24 Karat, semakin turun. Bahkan penurunannya terbilang cukup tajam. Dengan trend seperti itu, bukanlah hal yang mustahil beberapa tahun mendatang kita bisa berangkat naik haji hanya dengan 10 dinar. Benar kan ONH/BPIH turun..? Wallahu A’lam bissawab.

Wah benar nih, saatnya kita hijrah menuju emas sebagai alat menabung simpanan kita untuk jangka panjang. Bentuknya bisa emas batangan, perhiasan, ataupun dinar dan dirham (Link lebih jelas mengenai dinar dan dirham bisa dibaca di link ini). Saya peribadi mulai “menabung” dalam bentuk dinar, karena lebih praktis dan mudah jika sewaktu-waktu mendesak butuh untuk ditukarkan. Mengenai fenomena turunnya ongkos naik haji juga diungkapkan di tulisannya Pak Endy Juanedy Kurniawan, yang berjudul Syukurlah, Ongkos Naik Haji Turun. Dalam tulisan tersebut dijelaskan ilustrasi berikut,

ONH tahun 1997 (sebelum terjadi krisis) : 97 Dinar (ketika itu harga Dinar adalah Rp 94.000)
ONH tahun 2000 : 70 Dinar
ONH Tahun 2003 : 50 Dinar
ONH Tahun 2007 : 30 Dinar
ONH Tahun 2010 : 22 Dinar (saat ini harga Dinar adalah berkisar Rp 1.500.000)

Nah, di bulan ini di 2011 harga 1 dinar sudah mencapai 1,7 juta. Berarti Ongkos naik haji turun lagi dong? Bahkan mungkin cuma 20 dinar kurang ONH di tahun ini. Jadi kalau misal kita mengekspektasikan haji kita 5 tahun lagi, bisa-bisa ONH tinggal hanya 15 dinar, atau mungkin 10 dinar. Tinggal bagaimana kita mau untuk segera hijrah menukarkan rupiah-rupiah ke kita menuju dinar sesegera mungkin. Semoga bermanfaat😀