Berdo’a Yuk!


Bismillah,

Sudah cukup lama tidak membuat tulisan – atau lebih tepatnya mensarikan bacaan-. Nampaknya ini adalah posting pertama di bulan Februari hehe. Tidak Produktif :p . Baiklah tidak apa, semoga lewat tulisan ini bisa produktif kembali mengisi lembar-lembar blog di hari-hari berikutnya.

Kali ini tentang Do’a. Do’a adalah senjata orang beriman. Dikala sedih ataupun dikala senang. Meskipun nampaknya kita lebih sering berdo’a dikala sedih atau susah. Ya, tabiat manusia. Padahal Do’a dikala senang ternyata lebih dikabulkan oleh Allah SWT dibanding ketika susah. Dari buku Doa-Doa orang-orang sukses yang disusun oleh Ustadz Aam Amiruddin, setidaknya ada beberapa kriteria yang menyebabkan doa kita terkabul, waktu-waktu dijabahnya do’a dan juga tuntunan berdoa. 

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran  (Al-Baqarah – 186)

Sebaiknya dalam do’a yang kita panjatkan, terkandung :

  1. Pujian
  2. Shalawat kepada Rasulullah SAW
  3. Memohon Ampunan
  4. Memohon dimasukan pada Surga dan Dijauhkan dari Api Neraka
  5. Memohon untuk selalu didekatkan dengan Al-Quran
  6. Diterima Amal
  7. Perbaikan Diri
  8. Keluarga
  9. Kaum Muslimin
  10. Kebaikan dunia dan Akhirat

Bimbingan Berdo’a:

  1. Mencari saat yang Mustajab. Pada waktu-waktu utama, setelah shalat fardhu, di sepertiga malam terakhir, berbuka puasa, antara adzan dan iqamat, saat sujud.
  2. Melakukan berbagai macam tawassul yang akan mempercepat terkabulnya dia. Sebelum berdo’a perbanyaklah istighfar, berkhalwat terhadap Rasulullah SAW, berpuasa, mengkhatamkan Al-Qur’an, dsb.
  3. Berdo’a dengan Ilhah (terus menerus dan ngotot)- Penuh Rasa Takut dan Pengharapan (Raja dan Khauf). Teteskan air mata dan rendahkan diri di hadapan-Nya. Biasanya ketika kita memang butuh, maka akan diucapkan secara terus menerus, berulang-ulang dan dalam jumlah yang banyak
  4. Menghindari penghambat-penghambat do’a. Diantaranya memakan makanan haram, meninggalkan amar  ma’ruf nahi munkar
  5. Memperbanyak mengingat Allah di saat senang. Siapa yang senang bila doanya ketika kesusahan dikabulkan oleh Allah, maka hendaklah ia memperbanyak doa ketika senang ( HR Tirmidzi dan Hakim dari Abu Hurairah)
  6. Tidak meminta do’a agar segera terkabul
  7. Anjuran berdo’a sambil mengangkat tangan.

Nah bagi yang suka baca Al Matsurat, ternyata dianjurkan loh, Nih urgensi menghidupkan do’a-do’a Matsur

  1. Terdapat amal-amal Rasulullah berserta sahabat yang memadukan Al-Qur’an , Qiyam dan Doa
  2. Para sahabat memiliki semangat untuk memiliki amalan doa-doa yang berasal dari Rasulullah
  3. Fathi  Yakan menyebutkan sebagai salah satu wujud dari komitmen muslim terhadap Islam, maka seorang muslim harus meng-Islamkan ibadahnya, diantaranya: Menjadikan doa sebagai Mi’roj kepada Allah dalam setiap urusan kehidupan. Dan harus memelihara doa yang matsur (diajarkan Rasulullah SAW)

Nah, jadi daripada Valentinan yang ngga jelas, mending Berdoa😀. Selamat berdo’a🙂