Al-Wafa (1)

Al-Wafa adalah sebuah kosakata dalam bahasa Arab. Sulit menemukan padanannya dengan kosakata dalam bahasa Indonesia. Namun jika diartikan dalam bahasa sederhana, Al-Wafa ini bisa dikatakan seperti “kacang tidak lupa kulitnya”. Contoh lainnya misal ketika kita dahulu miskin, saat ini kita kaya, maka kita tidak lupa akan kondisi kita dahulu saat kita miskin. Dahulu kita bodoh, dan saat ini kita merasa pintar, maka kita tidak lupa akan kondisi kita dahulu ketika kita masih bodoh. Dahulu kita menganggur, dan saat ini kita mendapat pekerjaan, maka kita tidak lupa pada saat dahulu kita pernah menganggur. Sikap wafa ini bisa kita representasikan dengan kita selalu bersyukur akan kondisi kita saat ini, dan selalu mengingat akan karunia Allah yang telah kita terima saat ini dengan memperhatikan kondisi-kondisi kita saat dahulu.

Advertisements

Rute kami…

Indonesia – Singapura – Malaysia – Thailand – Bangladesh – India – Pakistan – Iran – Turki – Syiria – Jordania – Masjidil Aqsha – Mesir – Saudi Arabia – Madinah – Mekah… Continue reading

Perjalanan Quran

~when journey meets destiny~ Malam ini kami pun kembali merenungkan perjalanan kami, sebuah perjalanan penghambaan menuju rumah Allah. Berbagai hal kami coba perdalam…resiko yang mengancam, hambatan yang menghadang atau godaan yang merusak keberkahan.… Continue reading

bismillah…

mari beralih dari budaya lisan menjadi budaya tulisan… enjoying my blog!

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

  • Advertisements